8 Alasan Minum Teh Hijau

By Kesehatan

8 Alasan Minum Teh Hijau 8 Alasan Minum Teh Hijau

Para ahli gizi berpendapat bahwa air murni adalah minuman yang paling menyehatkan. Namu beberapa orang meyakini bahwa teh hijau juga merupakan minuman yang menyehatkan. Teh hijau pertama kali diseduh di China pada masa pemerintahan Kaisar Shennong yaitu pada tahun 2737 SM.

Penelitian tentang minuman kuno ini telah memvalidasi reputasi teh hijau untuk mendukung kesehatan fisik dan mental. Pertanyaan ilmiah melaporkan bahwa teh hijau:

  1. Mengandung antioksidan, termasuk polifenol seperti epigallocatechin gallate (EGCG), yang dapat membunuh “radikal bebas” yang secara kimiawi reaktif dan dapat merusak sel.
  2. Mendukung kesehatan kardiovaskular dan metabolik. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di Journal of American College of Nutrition, para peneliti menemukan bahwa subjek yang mengkonsumsi lima atau lebih cangkir teh hijau per hari cenderung tidak mengembangkan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diabetes, atau meninggal karena penyakit kardiovaskular atau stroke. Peneliti juga menemukan pada penelitian hewan bahwa EGCG memperbaiki kesehatan jantung dengan mencegah “hipertrofi jantung yang diobati dengan beban berlebihan” – atau penebalan otot jantung.
  3. Membantu mencegah penumpukan lemak di arteri, menurut sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry. Penyelidikan menemukan EGCG dari teh hijau dapat mengurangi kadar kolesterol, yang pada akhirnya membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  4. Dapat meningkatkan energi dan fokus mental. Teh hijau mengandung sejumlah kafein, dimana sebuah penelitian 2008 di Nutrition Bulletin ditemukan dapat memperbaiki mood, fungsi kognitif dan kinerja fisik. Teh hijau mengandung lebih sedikit kafein daripada kopi, dan memberi L-theanine, asam amino yang ditunjukkan untuk menenangkan. Hasilnya: teh hijau memberi manfaat kewaspadaan terkait kafein tanpa rasa “jittery” yang sering dialami sebagai efek samping kopi.
  5. Cepat tenang dan rileks. L-theanine menunjukkan efek anti-kecemasan dengan meningkatkan kadar dopamin di otak, dan juga tampaknya menurunkan tekanan darah. Sebuah studi yang dipublikasikan di Trends in Food Science & Technology menemukan teh hijau menghasilkan efek relaksasi tanpa kantuk hanya 40 menit setelah konsumsi.
  6. Membantu pembakaran lemak tubuh. Teh hijau meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak melalui thermogenesis dan oksidasi lemak. Sebuah studi yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan kombinasi polifenol dan kafein dari ekstrak teh hijau menghasilkan “peningkatan signifikan” pengeluaran energi dibandingkan dengan plasebo.
  7. Dapat membantu mencegah kerusakan kulit dan kanker. Sebuah penelitian hewan yang diterbitkan dalam Mutasi Penelitian / Mekanisme Molekul dan Mutagenesis Ditemukan bahwa teh hijau tampaknya melindungi kulit dari papiloma dan tumor yang disebabkan oleh sinar UVA dan UVB. Studi tersebut juga melaporkan bahwa perubahan inflamasi akibat sinar matahari “sedikit diturunkan” oleh konsumsi teh.
  8. Dapat memperbaiki kesehatan tulang. Sebuah studi yang dipublikasikan di Nutrition Research menemukan bahwa komponen bioaktif teh hijau dapat membantu mengurangi risiko patah tulang dengan memperbaiki kepadatan mineral tulang.