150 Pedagang Tanah Abang Di Gandeng Oleh Elevenia untuk Masuk Ke Ekonomi Digital

By Bisnis

Website ecommerce, Elevenia mulai kemitraan dengan komune Pedagang Pasar Tanah Abang lewat program “Tanah Abang Online”. Program kemitraan ini dikerjakan untuk mendorong perkembangan usaha beberapa pedagang Tanah Abang serta menyiapkan mereka masuk masa ekonomi digital. Jadi permulaan, sejumlah 150 pedagang retail Tanah Abang sudah gabung dalam program ini.

150 Pedagang Tanah Abang Di Gandeng Oleh Elevenia untuk Masuk Ke Ekonomi Digital 150 Pedagang Tanah Abang Di Gandeng Oleh Elevenia untuk Masuk Ke Ekonomi Digital

“Konsep kemitraan kami yaitu ‘from off line to online’, yakni untuk membawa toko fisik (off line) yang berada di Tanah Abang masuk jadi sisi toko virtual di basis kami, ” terang Tiffani Sionader, General Manager Fashion & Beauty Elevenia

Elevenia mengharapkan dapat menjangkau beberapa ribu transaksi /hari baik untuk product ecer ataupun grosir. Konsumen dapat dimudahkan dengan system pembayaran Elevenia yang lengkap serta aman, juga pemasaran yang dapat menjangkau ke semua Indonesia.

Disamping itu, Nedy Achmad CEO Tenabang. co. id jadi partner resmi elevenia memberikan sekarang ini pihaknya sudah menyatukan lebih dari beberapa ribu product dalam database yang lalu, dimasukkan dalam program Tanah Abang On-line dari Elevenia.

“Mengingat siklus product retail fashion di Tanah Abang yang cukup cepat, jadi kami juga senantiasa up-date data product kami di Elevenia supaya sesuai sama perubahan paling baru, ” tutur Nedy.

Di fase pertama ini, Elevenia mulai kemitraan ini dengan konsentrasi pada pedagang retail fashion. Dari mulai beragam jenis pilihan baju untuk wanita, pria serta anak-anak, baik itu baju kasual keseharian, batik, baju muslim, pop-fashion, sampai k-fashion.

Sejumlah 150 pedagang retail yang menyebar di pasar Tanah Abang dengan resmi sudah gabung jadi partner penjual Elevenia. Angka ini diinginkan dapat selalu jadi bertambah, mengingat sekarang ini terdaftar ada sekitaran 30. 000 pedagang di Tanah Abang.

Elevenia juga mengharapkan nanti juga akan dapat mulai program sama dengan merangkul beberapa pedagang grosir. Dengan hal tersebut, juga akan makin banyak macam promosi yang dapat diberi pada buyer.

Indonesia Masuk Kategori Negara Industri 

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan, ekonomi Indonesia masuk dalam kelompok satu negara industri. Menurutnya, dengan peran lebih dari 20 %, bidang industrimerupakan kontributor paling besar untuk perekonomian nasional.

Hal tersebut di sampaikan Airlangga waktu orasi ilmiah pada Wisuda Kampus Muhammadiyah Malang ke-86 Periode IV Th. 2017 di Malang, Sabtu (25/11/2017).

“Capaian 20 % sangat besar, hingga Indonesia masuk dalam deretan elit dunia. Dalam kelompok manufacturing value added, Indonesia masuk dalam 10 besar dunia. Posisi ini sejajar dengan Brasil serta Inggris dan semakin besar dari Rusia, ” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/11/2017).

Berdasar pada jumlah persentase itu, Indonesia masuk dalam deretan lima besar negara-negara dunia yang peran industrinya cukup tinggi.

Bidang Industri Inggris umpamanya menyumbangkan sekitaran 10 %, sedang Jepang serta Meksiko dibawah Indonesia dengan capaian kontribusinya 19 %. “Bahkan, kita juga ada diatas Amerika Serikat, ” sebutnya.
Dia mengatakan, manufaktur adalah bidang yang vital untuk perekonomian. Hal semacam ini seperti disetujui dalam Komunitas Ekonomi Dunia (WEF), yang menyebutkan kalau industri yaitu satu sistem yang melibatkan pra-proses serta post-proses jadi satu kesatuan. Dalam bhs sederhananya, sistem industri yaitu yang berlangsung didalam serta luar pabrik.

“Keduanya tidak bisa dipisahkan. Jadi dengan paradigma baru ini peran industri Indonesia bisa menjangkau lebih dari 30 %. Pasti ini makin menyatakan perlunya industri untuk perekonomian nasional, ” ucapnya.

Airlangga mengemukakan, kemampuan industri kembali diatas perkembangan ekonomi pada triwulan III th. 2017. ” Ini adalah momentum baik, yang perlu dijaga bahkan juga butuh ditingkatkan sekali lagi, bersamaan usaha pemerintah membuat iklim investasi yang kondusif serta keringanan berupaya. Langkah ini butuh digerakkan dengan kolaborasi diantara pemangku kebutuhan, ” sebutnya.

Mengacu data Tubuh Pusat Statistik, perkembangan industri non-migas tumbuh sebesar 5, 49 % atau lebih tinggi dari perkembangan ekonomi yang menjangkau 5, 06 % pada triwulan III/2017.

Cabang industri yang alami perkembangan tinggi yaitu industri logam basic sebesar 10, 6 %, dibarengi industri minuman dan makanan 9, 49 %, industri mesin serta peralatan 6, 35 %, dan industri alat transportasi 5, 63 %.

Menperin memberikan, dalam kurun lima hingga 10 th. ke depan, potensi industri juga dihandalkan oleh negara-negara beda. Karenanya, kunci berhasil dalam industrialisasi ada tiga aspek terpenting, yakni sumber daya manusia (SDM), modal atau investasi, serta tehnologi.

“Peningkatan kompetensi SDM lewat pendidikan vokasi adalah program prioritas pemerintah sekarang ini sesudah pembangunan infrastruktur. Penyiapan SDM trampil mempunyai tujuan untuk membuat serta hasilkan tenaga kerja yang sesuai sama keperluan industri atau permintaan driven, ” ungkap dia.

Oleh karena itu, Menperin mengimbau pada beberapa lulusan Kampus Muhammadiyah Malang jadi generasi muda Indonesia, mesti meningkatkan kompetensinya dengan fasih berbahasa Inggris dan dapat mengerti tentang statistik serta coding. Ini jadi satu diantara prasyarat hadapi masa ekonomi digital.

“Nilai usaha industri e-commerce Indonesia menjangkau 12 miliar dollar AS. Kesempatan ini yang butuh selekasnya digunakan. Terlebih, sekarang ini dunia digital jadi jalan keluar untuk semuanya bidang, termasuk juga di industri kecil serta menengah, ” katanya.